BAB I
PENDAHULUAN
1. Komputer Sebagai Alat Bantu Pada Sistem
Informasi
1.1.
Latar belakang Masalah
Komputer adalah
serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan
jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem
kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk
melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi
ataupun program yang diberikan kepadanya.
Peranan komputer saat
ini sangat penting, salah satunya pada perusahaan atau instansi dalam kaitannya
untuk memperoleh informasi dengan cepat.Sebagai sarana untuk memberikan
informasi, komputer memberikan pengaruh yang cukup besar dalam penghematan dan efisiensi
waktu.Dengan semakin kompleknya masalah yang ada di perusahaan, salah
satunya berkaitan dengan sistem penjualan.
Peranan komputer
semakin nyata manfaatnya dan memberikan banyak kemudahan terutama bagi
penggunanya
Persaingan yang ketat dalam dunia usaha memaksa
setiap perusahaan harus memaksimalkan kemampuan yang mereka miliki, sehingga
mampu bersaing dengan perusahaan lain tanpa melupakan tujuan yang telah
direncanakan. Untuk itu sistem penjualan merupakan salah satu faktor yang
mempunyai andil yang tidak kalah penting dengan bagian lain yang ada pada perusahaan.
Tidaklah efisien dan tidak mungkin jika
pengelolaan penjualan dilakukan secara manual, oleh karena itu diperlukan suatu
aplikasi yang dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut yang berbantuan
komputer. Dengan demikian pengelolaan penjualan dapat dilakukan dengan
lebih cepat dan informasi yang dihasilkanpun cepat dan akurat. Sebesar apapun
perusahaan dan sebanyak apapun pesanan pelanggan, tidak akan menjadi masalah
besar dalam pengelolaannya jika memanfaatkan suatu aplikasi perangkat lunak yang
dapat memenuhi kebutuhan sistem.
Kemajuan Teknologi
komunikasi sekarang mempunyai pengaruh kepada perkembangan pengolahan data.
Data dari satu tempat dikirim ke tempat lain dengan alat komunikasi.
Untuk data yang
menggunakan komputer, pengiriman data menggunakan sistem Transmisi elektronik,
biasanya disebut dengan istilah komunikasi data(Data Communication).
1.2.
Rumusan Masalah
Bab
ini akan membahas tentang :
·
Apa
saja Dasar pemrosesan komputer dan penjelasan tentang arsitektur komputer ?
·
Apa
yang dimaksut dengan Database dan File Akses?
·
Apa
pengertian Komunikasi Data?
1.3.
Tujuan
Setelah
mempelajari makalah ini kita akan mempunyai pemahaman mengenai Dasar pemrosesan
komputer dan arsitektur komputer (riview singkat, secara rinci telah diberikan
pada mata kuliah system komputer)
·
komponen
dasar pemrosesan komputer dan jenis-jenis perangkat lunak yang digunakan
sebagai pendukung SIM
·
konsep
dari database dan organisasi file yang dibutuhkan dalam membangun SIM
·
tentang
dasar komunikasi data yang diperlukan untuk bekerjasama antar pegawai terkait
pada perusahaan dalam upaya pengembangan komunikasi berbasis komputer.
BAB
II
METODOLOGI
PENULISAN
2.1. Metode Penelitian
Metode yang digunakan adalah metode
deskriptif yaitu menjabarkan permasalahan yang berkenaan dengan materi.
2.2. Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan
adalah melakukan studi kepustakaan.
2.3. Studi Kepustakaan
Penulis menggunakan studi kepustakaan yaitu dengan cara
membaca buku, serta mencari sumber-sumber di internet yang berkaitan dengan
permasalahan.
BAB III
PEMBAHASAN
3.
Dasar Pemrosesan
Komputer Dan Arsitektur Computer
Komputer adalah serangkaian ataupun
sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen
yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi
dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian
pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang
diberikan kepadanya.
Arsitektur
komputer dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni
mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat
menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan
target biayanya.
3.1.
Unit Input
Unit input bertugas untuk mengelola masukan data ke
dalamkomputer. Contoh unit input ialah keyboard, mouse, OCR (Optical Character
Recognition), OMR (Optical Mark Reader), scanner, MICR (Magnetic Ink Character
Recognition), light pen, touch screen, joystick, barcode, dll.
3.2. Central Processing Unit
Central
processing unit adalah suatu sentral kontrol dari suatu sistem komputer. CPU
mempunyai beberapa fasilitas antara lain memberi address data dan program di
dalam main storage, mengambil dan memasukkan data, memproses data secara arithmatic
dan logikal, melaksanakan intruksi-intruksi secara berturut-turut dan dapat merupakan
penghubung antara main storage dan input atau output device.
Control section secara langsung dapat mengambil instrulsi – instruksi secara berturut-turut dan mengkoordinasi pelaksanaan instruksi , serta mengambil data dari storage.
Control section secara langsung dapat mengambil instrulsi – instruksi secara berturut-turut dan mengkoordinasi pelaksanaan instruksi , serta mengambil data dari storage.
3.2.1. Unit Pengendali
a.
Mengatur dan mengendalikan alat input dan output
b.
Mengambil intruksi – intruksi
dari memori utama.
c.
Mengambil data dari memori
utama.
d.
Mengambil data dari memori
utama untuk diolah.
e.
Mengirim intruksi ke ALU jika
ada intruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika.Menyimpan
hasil proses ke memori utama.
3.2.2.
Unit Penyimpanan Primer
Penyimpanan primer ada dalam
berbagai bentuk yang memberikan beragam kemampuan dalam hal operasi dan
kecepatan. Bentuk tersebut adalah:
1.
Random Access Memory
RAM adalah singkatan Random
Access Memory dan merupakan nama yang diberikan pada integrated circuit
yang berfungsi sebagai bagian penyimpanan primer yang digunakan untuk menyimpan
perangkat lunak dan data. RAM memungkinkan operasi baca maupun tulis tetapi
juga disebut mudah hilang (volatile) karena isinya hilang bila daya listrik
dimatikan.
2.
Read Only Memory
Jenis khusus dari penyimpanan
primer dapat dibaca tetapi tidak dapat ditulisi. Jenis ini disebut ROM (Read
Only Memory). Instruksi dan data yang telah disimpan sebelumnya dalam ROM,
tetapi anda tidak dapat mengubah isinya dengan menulis diatasnya.
3.
Cache Memory
Perpindahan instrukti program
dan data antra penyimpanan primer dan processor (unit pengendali ALU)
dicapai pada kecepatan yang sangat tinggi.
3.2.3.
Arithmatic Logical Unit
ALU adalah operasi aritmatik dan logic.Operasi
Arithmatic dan logika dibagi empat kelas:
1.
decimal arithmetic
2.
fixed – point arithmetic
3.
floating - point arithmetic
4.
logic operations
· Melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga
sirkuit electronik yang digunakan disebut adder.
· Melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan intruksi
program.
· Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakn
operator logika tertentu, yaitu sama dengan , tidak sama dengan, kurang dari,
kurang atau sama dengan , lebih besar dari , dan lebih besar atau sama dengan.
3.3.
Perangkat lunak
Perangkat lunak adalah program atau sekumpulan program
komputer yang khusus dirancang untuk menangani fungsi tertentu.Pada umumnya
istilah software menyatakan cara-cara yang menghasilkan hubungan yang lebih
efisien antara manusia dan mesin komputer.
Fungsi softw are:
1.
Mengidentifikasikan program
2.
Menyiapkan aplikasi program
sehingga tata kerja seluruh peralatankomputer terkontrol.
3.
Mengatur dan membuat pekerjaan
lebih efisien.
3.3.1.
Perangkat Lunak System
Memungkinkan sebuah komputer beroperasi lebih efisien.
Yang termasuk dalam kategori ini adalah program sistem operasi, sistem
manajemen database, generator laporan, job accounting sistem, tambahan untuk
sistem operasi, asembler, compiler, program kontrol input atau output,
translator, simulator, rutin diagnostik, program bantu debug, dan flowchart.
Perangkat lunak sistem melaksanakan tugas-tugas dasar
tertentu yang diperlukan semua pengguna untuk komputer.Ada tiga jenis dasar
perangkat lunak sistem yaitu sistem operasi (operating system), program
utilitas dan penerjemah bahasa Komputer (language translator)
3.3.2.
Perangkat Lunak Aplikasi
Perangkat lunak aplikasi
adalah program yang dibuat oleh pemakai menggunakan bahas pemprograman untuk
menyelesaikan suatu tugas khusus, yang membantu pengolaan sumber daya fisik dan
konseptual perusahaan. Diperoleh dengan 2 cara, yaitu :
a)
Membuat sendiri ( custom
programming)
b)
Membeli jadi ( preweritten
package).
Aplikasi perangkat lunak meliputi berbegai jenis program
yang dapat dipisahkan ke dalam kategori umum dan khusus. Program aplikasi umum
melakukan pekerjaan umum pemrosesan informasi bagi pengguna akhir (end user).
Contohnya Word Procesing, spreadsheet dan lain-lain. Program aplikasi khusus
menyelesaikan tugas pemrosesan informasi yang mendukung fungsi atau proses
bisnis tertentu.
3.4.
Peranan perangkat keras
dan perangkat lunak dalam memecahkan masalah
Semua alat input
dan output dapat berkontribusi pada pemecahan masalah baik secara langsung
maupun tidak langsung. Contoh: keyboard, display, printer dan plotter (berperan
langsung), source data automation device, microfilm (berperan tidak langsung).
Seperti halnya
perangkat keras, perangkat lunak dapat juga berperan langsung maupun tidak
langsung. Contoh: sistem operasi (berperan tidak langsung), aplikasi bisnis
umum dan industri (berperan tidak langsung), sebagian perangkat lunak aplikasi peningkatan
produktivitas organisasi perorangan (berperan tidak langsung), spreadsheet,
analisis statistik dan perkiraan, manajemen proyek (berperan langsung).
4.
Database dan File Akses
Akses file (access file)
adalah suatu metode yang menunjukkan bagaimanasuatu program komputer akan
membaca record-record dari suatu file.File dapat diakses dengan dua cara yaitu secara urut (sequential access)atau secara langsung (direct
access atau random access).
4.1.
Model Data
4.1.1.
Pengertian Model data :
· Model data adalah Sekumpulan
konsep-konsep untuk menerangkan data, hubungan-hubunganantara data dan
batasan-batasan data yang terintegrasi di dalam suatu organisasi.
· Model data merupakan suatu cara untuk
menjelaskan tentang data-data yang tersimpan dalam basis data dan bagaimana
hubungan antar data tersebut untuk para pemakai secara logik (edhy sutanta).
Tujuan model data adalah untuk
menyajikan data agar mudah di modifikasi dan di mengerti.
4.1.2. Jenis model data
Secara
garis besar mmodel data dkelompokkan dalam tiga macam yaitu :
1.
Model Data Berbasis Obyek (Object
Based Data Model)
model data berbasis obyek adalah himpunan data
danprosedur/relasi yang menjelaskan hubungan logik antar datadalam suatu basiss
data berdasarkan obyek datanya
2.
Model Data Berbasis Record (Record
Based Data Model)
model
ini berdasarkan record/rekaman untuk menjelaskan kepada pemakai mengenai
hubungan logik antar data dalam basis data
3.
Model Data Fisik (Physical
Based Data Model)
model
ini digunakan untuk menguraikan data di tingkat internal atau menjelaskan
kepada pemakai bagaimana data-data dalam basis data disimpan dalam media
penyimpanan secara fisik. model ini jarang digunakan karena kerumitan dan
kompleksitasnya yang justru menyulitkan pemakai.
4.2. Organisasi File
Penyimpanan ataupun penulisan character demi character
yang ada didalam external memory, harus diatur sedemikian rupa sehingga
komputer bisa dengan mudah menemukan kembali data-data yang tersimpan
didalamnya. Aturan inilah yang kemudian dikenal sebagai organisasi file. Dalam
hal ini, dikenal ada beberapa metoda, yaitu:
a. Sequential File
Sequential file merupakan suatu cara ataupun suatu
metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara berurutan.
· Keuntungan : organisasi file yang sederhana. Jarak setiap aplikasi yang
tersimpan sangat jelas. Metode penyimpanan didalam memory sangat sederhana,
sehingga efisien untuk menyimpan record yang besar. Sangat murah untuk
digunakan, sebab medianya cukup menggunakan magnetic tape.
· Kerugian : Seandainya diperlukan perubahan data, maka seluruh record
yang tersimpan didalam master file, harus semuanya diproses. Data yang
tersimpan harus sudah urut (sorted). Posisi data yang tersimpan sangat susah
untuk up-to-date, sebab master file hanya bisa berubah saat proses selesai
dilakukan. Tidak bisa dilkukan pembacaan secara langsung.
b. Random File
Random file merupakan suatu cara ataupun suatu metode
penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara random atau langsung.
Dengan demikian, random file juga disebut sebagai Direct Access File (Bisa
dibaca secara langsung).
· Keuntungan : Sangat sesuai untuk kebutuhan File Transaksi, sebab
transaksi harus diproses saat kejadian berlangsung. Data yang tersimpan tidak
harus urut (sorted). Untuk pemrosesan lebih efisien, sebab ada beberapa file
yang memerlukan perubahan saat proses berlangsung. Lebih cepat dalam hal
pemanggilan data. Beberapa data yang tersimpan didalam file, bisa diperbaiki
dalam waktu bersamaan.
· Kerugian : Memerlukan adanya back-ap data. Sebab transaksi yang
diperbaiki setiap saat bisa menghilangkan jejak data asal. Data yang tersimpan
mempunyai potensi lebih cepat rusak. Kapasitas media penyimpanan memory menjadi
besar. Memerlukan hardware dan software yang lebih kompleks apabila dibanding
sequential file.
c. Index Sequential File
Index Sequential File merupakan perpaduan terbaik dari
teknik sequential dan random file.Teknik penyimpanan yang dilakukan,
menggunakan suatu index yang isinya berupa bagian dari data yang sudah
tersortir.
·
Keuntungan
: Sangat cocok untuk digunakan
menyimpan batch data ataupun individual data. Dibanding sequential file,
pemanggilan data menjadi lebih cepat.
·
Kerugian
: Access (pemanggilan) data
tidak bisa disamakan dengan random (direct access file). Memerlukan adanya
ruangan extra didalam memory untuk menyimpan index data. Memerlukan adanya
hardware dan software yang lebih kompleks.
4.3.
Model Data Fisik
Model Data Fisik adalah model yang
menjelaskan cara komputer memandang data, bahwa data tersimpan pada lokasi
fisik sebagai file-file yang terpisah. Model data fisik terbagi menjadi 2 yaitu
:
1. Penyimpanan berurutan
yaitu organisasi atau penyusunan data di
suatu medium penyimpanan yang terdiri dari satu record mengikuti satu record lain dalam suatu urutan tertentu.
Misalnya, record pegawai disusun dalam urutan nomor pegawai. Saat penyimpanan
berurutan digunakan, data pertama harus diproses pertama, data kedua diproses
kedua, dan seterusnya sampai akhir file itu ditemukan. Contoh media penyimpanan
ini adalah pita magnetik (magnetic tape).
2. Penyimpanan akses langsung
yaitu suatu cara mengorganisasikan data yang
memungkinkan record-record ditulis
dan dibaca tanpa pencarian secara berurutan. Unit perangkat keras yang
memungkinkan hal ini disebut Direct
Access Storage Device (DASD). DASD memiliki mekanisme membaca dan
menulis yang dapat diarahkan ke lokasi manapun dalam media penyimpanan. Yang
paling populer adalah piringan magnetik
(magnetic disc).
4.4.
Konsep database dan DBMS
4.4.1.
DataBase
Database adalah suatu
koleksi data komputer yang terintegrasi, diorganisasikan dan disimpan dengan
suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali untuk kegunaan tertentu.
Konsep dasar dari database
adalah kumpulan dari catatan-catatan, ataupotongan dari pengetahuan.
Database merupakan salah satu komponen yang penting
dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi
para pemakai.Penerapan database dalam sistem informasi disebut dengan database
system. Sistem database adalah suatu sistem informasi yang
mengintegrasikan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang
lainnya.
4.4.1.1.
Tipe Database
Terdapat 12 tipe database,
antara lain:
a. Operational database
Database ini menyimpan
data rinci yang diperlukan untuk mendukung operasi dari seluruh organisasi.
Mereka juga disebut subject area database (SADB), transaksi database,
dan produksi database. Contoh: database pelanggan, database
pribadi, database inventaris, akuntansi database.
b.
Analytical database
Database ini menyimpan
data dan informasi yang diambil dari operasional yang dipilih dan eksternal database.Mereka
terdiri dari data dan informasi yang dirangkum paling dibutuhkan oleh sebuah
organisasi manajemen dan End-user lainnya.Beberapa orang menyebut
analitis multidimensi database sebagai database, manajemen database,
atau informasi database.
c.
Data warehouse
Sebuah data warehouse menyimpan data dari saat
ini dan tahun-tahun sebelumnya. Data yang diambil dari berbagai database
operasional dari sebuah organisasi.
d.
Distributed database
Ini adalah database-kelompok kerja lokal dan departemen
di kantorregional, kantor cabang, pabrik-pabrik dan lokasi kerja
lainnya. Database ini dapat mencakup kedua segmen yaitu operasional dan user
database, serta data yang dihasilkan dan digunakan hanya pada pengguna
situs sendiri.
e.
End-user database
Database ini terdiri dari
berbagai file data yang dikembangkan oleh end-user di workstation
mereka. Contoh dari ini adalah koleksi dokumen dalam spreadsheet,word
processing dan bahkan download file.
f.
External database
Database ini menyediakan
akses ke eksternal, data milik pribadi online, tersedia untuk biaya kepada
pengguna akhir dan organisasi dari layanan komersial. Akses ke kekayaan
informasi dari database eksternal yang tersedia untuk biaya dari layanan
online komersial dan dengan atau tanpa biaya dari banyak sumber di Internet.
g.
Hypermedia databases
on the web
Ini adalah kumpulan dari halaman-halaman multimedia yang
saling berhubungan di sebuah situs web.Mereka terdiri dari home page
dan halaman hyperlink lain dari multimedia atau campuran media seperti
teks, grafik, gambar foto, klip video, audio dll.
h.
Navigational database
Dalam navigasi database,queries menemukan benda
terutama dengan mengikuti referensi dari objek lain.
i.
In-memory database
Database di memori terutama bergantung pada memori utama
untuk penyimpanan data komputer.Ini berbeda dengan sistem manajemen database
yang menggunakan disk berbasis mekanisme penyimpanan. Database
memori utama lebih cepat daripada dioptimalkan disk database sejak
Optimasi algoritma internal menjadi lebih sederhana dan lebih sedikit CPU
mengeksekusi instruksi.
j.
Document-oriented
databases
Merupakan program komputer yang dirancang untuk aplikasi
berorientasi dokumen.Sistem ini bisa diimplementasikan sebagai lapisan di atas
sebuah database relasional atau objek database.Sebagai lawan dari
database relasional, dokumen berbasis database tidak menyimpan
data dalam tabel dengan ukuran seragam kolom untuk setiap record.Sebaliknya,
mereka menyimpan setiap catatan sebagai dokumen yang memiliki karakteristik
tertentu. Sejumlah bidang panjang apapun dapat ditambahkan ke dokumen.Bidang
yang dapat juga berisi beberapa bagian data.
k.
Real-time databases
Real-time
Database adalah sistem
pengolahan dirancang untuk menangani beban kerja negara yang dapat berubah
terus-menerus.Ini berbeda dari database tradisional yang mengandung data
yang terus- menerus, sebagian besar tidak terpengaruh oleh waktu.Sebagai
contoh, pasar saham berubah dengan cepat dan dinamis.Real-time processing
berarti bahwa transaksi diproses cukup cepat bagi hasil untuk kembali dan
bertindak segera.Real-time database yang berguna untuk akuntansi,
perbankan, hukum, catatan medis, multi-media, kontrol proses, sistem reservasi,
dan analisis data ilmiah.
l.
Relational Database
Database yang paling umum
digunakan saat ini.Menggunakan meja untuk informasi struktur sehingga mudah
untuk mencari.
4.4.1.2.
Tujuan Database
Setiap manajemen dalam merancang dan menyusun database
harus mempunyai tujuan, yaitu:
1.
Membuat agar user mudah
mendapatkan data
2.
Menyediakan tempat penyimpanan
data yang relevan
3.
Menghapus data yang berlebihan
4.
Melindungi data dari kerusakan
fisik
5.
Memungkinkan perkembangan lebih
lanjut di dalam sistemdatabase.
4.4.1.3.
Manfaat Database
Manfaat database itu adalah :
1.
Sebagai komponen utama dalam
system informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
2.
Menentukan kualitas informasi,
yaitu cepat, akurat dan relevan
3.
Mengatasi kerangkapan data
4.
Menghindari terjadinya
inkonsistensi data
5.
Mengatasi kesulitan dalam
mengakses data
6.
Menyusun format yang standar
dari sebuah data
7.
Penggunaan oleh banyak pemakai
8.
Melakukan perlindungan den
pengamatan data
4.4.1.4.
Ciri-Ciri
Database
Adapun ciri-ciri database adalah:
1.
Sistem yang dapat menyimpan
data ke dalam floppy disk atau harddisk
2.
Sistem yang menganut pengolahan
data untuk ditambah, diubah, atau dihapus dengan mudah dan terkontrol.
3.
Data terpisah dari program.
4.4.1.5.
Keuntungan Database
Adapun keuntungan database terhadap
sistem pemrosesan adalah :
1.
Kemubajiran data terkurangi
2.
Integritas data dapat selalu terjaga
3.
Berbagai data dapat selalu
dilakukan oleh setiap user.
4.
Penggunaan data lebih mudah.
5.
Konsistensi data dapat selalu
terjaga.
4.4.2.
Management System, (DBMS)
DBMS adalah kumpulan
informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat
diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis
data tersebut.
4.4.2.1.
DBMS dan Keuntungannya
Secara
umum DBMS diartikan sebagai suatu program komputer yang digunakan untuk
memasukan, mengubah, menghapus, memanipulasi, dan memperoleh data / informasi
dengan praktis dan efisien.DBMS juga memiliki keunggulan antara lain :
1.
Kepraktisan
2. Kecepatan
3. Mengurangi kejemuan.
4. Kekinian
Komponen utama DBMS
dapat dibagi menjadi empat macam :
a. Perangkat keras.
b. Data, Data dalam basis data mempunyai sifat terpadu (integrated)
dan berbagi (shared).
c. Perangkat Lunak.
d. Pengguna.
4.4.2.2.
Keunggulan dan Kelemahan DBMS
Ø
Keunggulan
DBMS
a.
Mengurangi
pengulangan data.
b.
Mencapai
independensi data.
Spesifikasi
data disimpan dalam tiap program aplikasi. Perubahan dapat dibuat pada struktur
data tanpa mempengaruhi program yang mengakses data
c.
Mengintegrasikan
data dari beberapa file.
Saat file
dibentuk sehingga menyediakan kaitan logis, organisasi fisik tidak lagi menjadi
kendala.
d.
Mengambil
data dan informasi secara cepat.
Hubungan logis query
language memungkinkan pemakai mengambil data dalam hitungan detik atau
menit.
e.
Meningkatkan
keamanan.
Baik DBMS
mainframe maupun komputer mikro dapat menyertakan beberapa lapis keamanan
seperti kata sandi, direktori pemakai, dan bahasa sandi.
Ø
Kelemahan
DBMS
a.
Memperoleh
perangkat lunak yang mahal.
b.
Memperoleh
konfigurasi perangkat keras yang besar.
c.
Memperkerjakan
dan mempertahankan staf DBA.
d.
Peranan
database dan DBMS dalam memecahkan masalah
5.
Komunikasi Data
Komunikasi Data merupakan bagian dari
Teknologi Informasi, dimana komputer melakukan pengiriman data berupa informasi
yang disajikan oleh isyarat digital biner terhadap komputer yang lain atau juga
pengiriman data terhadap terminal.
5.1. Model Dasar Komunikasi
Bentuk
komunikasi yang paling umum adalah ketika seseorang berbicara kepada orang
lain. Proses ini dapat dilukiskan dengan diagram pada gambar berikut. Diagram
tersebut adalah model komunikasi dasar, dan dua elemen yang paling penting
adalah Sender (pengirim) dan Receiver
(penerima). Ketika seseorang
berbicara dengan orang lain, pengirim menggunakan pikiran dan suaranya sebagai Coder
untuk mengatakan komunikasi atau message (pesan)
dalam bentuk yang dapat ditransmisikan. Pesan tersebut harus melewati beberapa
jenis pathway (jalan) yang disebut Channel (saluran), untuk mencapai penerima. Pesan verbal yang dikomunikasikan
dalam pembicaraan face-to-face berjalan dalam bentuk gelombang suara melalui
udara untuk mencapai penerima. Udara adalah saluran., ketika pesan telah sampai
pada penerima, ia harus di kode. Telinga dan otak penerima berfungsi sebagai Decoder.
Ketika
seseorang berbicara dengan orang lain melalui telepon, telepon pengirim
terlibat dalam proses pengkodean, dan jalur telepon berfungsi sebagai saluran
dan telepon penerima terlibat dalam pengkodean. Tempat pembicara menggunakan
sistem alamat umum sebagai coder untuk menuju kelompok yang besar. Model
komunikasi dasar mewakili segala jenis komunikasi dari pengirim ke satu
penerima atau lebih.
5.2. Perangkat Keras Komunikasi
Untuk
melakukan komunikasi data, diperlukan beberap kebutuhan. Kebutuhan yang paling
signifikan dan pertama kali harus diperhatikan yaitu kebutuhan perangkat keras
komunikasi. Dalam bab ini akan dibahas beberapa kebutuhan perangkat keras dalam
komunikasi data. Perangkat keras yang dibutuhkan pada dasarnya adalah pengirim,
sistem transmisi , dan penerima data.
Perangkat komunikasi yang digunakan antara
lain:
a. DCE (Data Communication
Equipment)
Perangkat untuk menyalurkan informasi atau
data antar lokasi yang berbeda
b.
DTE (Data Terminal Equipment)
Perangkat yang dapat mengirimkan dan/atau menerima isyarat data. Kedua peralatan tersebut harus
saling berhubungan dalam penggunaannya. Pengatur yang bertugas untuk
menghubungkan kedua peralatan tersebut disebut DCCU (Data Communication
Control Unit). Tugas
DCCU antara
lain:
a. Membentuk antarmuka antara sistem masukan, keluaran, bus, dan modem
b. Mengendalikan sinyal antarmuka modem dan konversi sinyal agar sesuai
dengan antarmuka
c. Mengubah data yang akan dikirimkan menjadi serial maupun sebaliknya
d. Mengatur error recovery dengan mekanisme retry
e. Melakukan konversi sandi
f. Melakukan sinkronisasi karakter baik
dengan cara start/sto
Macam-macam
perangkat keras yang digunakan untuk melakukan komunikasi data dibagi-bagi
menjadi beberapa bagian menurut fungsinya, antara lain:
A.
Terminal
Terminal adalah
alat yang melayani proses input/output. Dalam menyampaikan data ke DCE dan DTE menggunakan salah satu cara berikut:
1. Asikron
Dengan
menggunakan stop/start bit. Digunakan untuk terminal yang menerima data dalam
bentuk karakter dan langsung berhubungan dengan manusia. Kecepatannya tidak
begitu tinggi.
2.
Sinkron
Blok
data yang dikirim berupa berita (teks) yang terdiri dari atas sejumlah
karakter. kecepatannya tinggi.
3.
Paket
Data
dikirim dalam bentuk paket yang terdiri atas sejumlah bit yang telah ditentukan
banyaknya. Kecepatan yang dimiliki tinggi dan digunakan apabila komputer
disambungkan ke jaringan data (data network).
B.
Komputer
Komputer
dalam komunikasi data dibutuhkan untuk mengolah data secara cepat dalam sistem
real time. Komputer pusat sering melayani sinyal terminal walaupun sebagian
besar tugas telah diambil oleh DCCU sehingga dapat mengurangi efisiensi
pengolahan data.
Ø Terdapat
tiga macam penggunaan central komputer yaitu:
·
Stand
alone
Bertugas
melaksanakan komunikasi data yang tertentu seperti dengan beberapa macam
terminal khusus dan dilengkapi dengan perangkat lunak komunikasi data.
· General purpose computer
Dengan
penambahan perangkat keras tertentu, komputer ini dapat melayani komunikasi
data terbatas.
· Front End Processor
Melayani
semua kegiatan komunikasi data sedangkan pengolahan data diserahkan ke pusat.
C.
Multiplexer
Fungsi multiplexer adalah membagi link menjadi
bagian yang masing-masing verisikan informasi dari sumber yang terpisah.
Prosesnya disebut multiplexing. Jadi multiplexing adalah penggabungan dua sinyal atau
lebih untuk disalurkan ke satu saluran komunikasi.
D. Konsentraktor
Konsentrator terbentuk dari sebuah general purpose
mini-computer dengan stored-program yang dirancang khusus. Memiliki fungsi
menampung sinyal dari beberapa sumber dan menyalurkannya melalui saluran
komunikasi bila saluran tersebut bebas.
5.3.
Perangkat
Lunak Komunikasi
Perangkat lunak memungkinkan semua
unit perangkat keras datacom bekerja sebagai suatu system. Sebagian besar
perangkat lunak berada pada host dan front-end processor, tetapi sebagian dapat
berada dalam cluster unit dan terminal. Bermacam-macam nama digunakan untuk
perangkat lunak, tergantung pada lokasinya.
5.3.1. Perangkat lunak Pada Host
Perangkat lunak datacom dlam host
disebut telecommunication monitor
(TCM). walaupun fungsi yang dilakukan perangkat lunak TCM berbeda dari satu
system ke system yang lain, umumnya TCM memungkinkan host untuk :
1.
Menempatkan pesan dalam suatu
urutan tertentu berdasrkan prioritasnya.
2. Melaksanakan fungsi keamanan dengan mempertahankan catatan kegiatan
dari setiap terminal dan memeriksa apakah suatu terminal berwenang untuk
mengerjakan tugas yang diminta.
3.
Menghubungkan
jaringan datacom dengan system manajemen database. Sebagian dbms mainframe
memiliki versi untuk para pemakai jaringan.
5.3.2.
Perangkat lunak dalam Front-end Processor
Nama perangkat lunak yang
digunakan dalam front-end processor adalah network control program (NCP).
Sebagi kecil fungsinya adalah :
1.
Menentukan
jika terminal ingin menggunakan saluran.
2.
Memelihara catatan kegiatan
saluran dengan memberikan cap tanggal dan waktu pada tiap pesan, beserta nomor
seri unik.
3.
Mengubah kode-kode yang
digunakan oleh satu jenis peraltan
(misalnnya IBM) kejenis lain(DEC).
4.
Melaksanakan fungsi
penyuntingan pada data yang masuk dengan memeriksa kesalahan dan mengatur kembali formatnya.
5.
Memelihara statistic atas
penggunaan jaringan.
5.4. Pendekatan Jaringan Pada
Pemrosesan Data
Dalam Pendekatan Jaringan ini dibagi
menjadi dua pendekatan yang disusun untuk membentuk Jaringan. Mereka ini adalah time-sharing dan
distributed processing (pembagian waktu dan pemrosesan yang didistribusikan).
5.4.1.
Time-Sharing
Jaringan time-sharing adalah jaringan yang
terdiri dari satu komputer yang digunakan bersama oleh beberapa pemakai yang
mendapatkan akses dengan menggunakan terminal. Terminal dumb cukup bisa
digunakan sebab semua pemrosesan dilakukan oleh satu komputer.
5.4.2. Distributed Processing
Ketika
komputer kecil mengalami kepolulerannya, perusahaan mengubah strateginya dan
mulai mendisribusikan mini dan mikro ke seluruh organisasi perusahaan tersebut.
Bila antara sistem ini disambungkan, maka teknik ini akan disebut sebagai distributed
processing atau distributed data processing (pengolahan data terdistribusi)
atau DDP.
5.5. Peranan Komunikasi Data Dalam Pemecahan Masalah
·
Dengan jaringan komunikasi data
yang baik, suatu perusahaan dapat mengejar strategi pengambilan keputusan sentralisasi
atau desentraliasi.
·
Pada sentralisasi pengambilan
keputusan, semua keputusan penting dibuat oleh manajemen puncak di kantor
pusat.
·
Pada desentralisasi pengambilan
keputusan, manajemen puncak mendelegasikan wewenang untuk membuat keputusan
kepada manajer tingkat yang lebih bawah.
BAB IV
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari keterangan yang telah di jelaskan pada pembahasan sebelumnya dapat dsimpulka bahwa: Komputer adalah serangkaian atau sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti untuk mengolah informasi menurut prosedur yang telah dirumuskan. Sistem komputer adalah komponen-komponen yang terkait untuk menjalankan suatu aktifitas dengan menggunakan komputer, menerima input, mengolah input, memberikan informasi, menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer, dan dapat menyimpan program dan hasil pengolahan, serta bekerja secara otomatis.
3.2 Saran
Setelah membaca makalah ini pembaca
diharapkan dapat memahami Komponen Dasar Komputer dan jenis-jenis perangkat
pendukung lainnya, serta dapat mengembangkannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar